Selasa, 29 Juli 2014
Follow Us:
10:53 WIB - H-3 Lebaran Idul Fitri, Bupati Kampar dan Forkominda Tinjau Posko Operasi Ketupat 2014 | 10:53 WIB - Jelang Idul Fitri 2014, Waka Polres Kampar dan Kabag Ren di Mutasi | 10:53 WIB - Sekolah PBB di Gaza Terkena Roket Israel, Korban Jadi 750 Orang | 10:53 WIB - Dekat Lebaran Idul Fitri, Bupati Kampar Gelar Buka Bersama di Balai Pendopo Bangkinang | 10:53 WIB - Arus Mudik Lebaran di Wilayah Kabupaten Sudah Mulai Ramai | 10:53 WIB - PBB: Setiap Jam, Israel Bunuh Satu Bocah Palestina
/ Ekonomi / Kejati Minta PN Pasirpangaraian Segera Eksekusi /
Pekan Ini Tengku Azuwir Dieksekusi
Kejati Minta PN Pasirpangaraian Segera Eksekusi
Senin, 15 Oktober 2012 - 23:01:27 WIB

Pekanbaru, beritaazam.com: Kepastian mengenai tanggal putusan Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru atas nama Tengku Azuwir, terdakwa dugaan korupsi pengadaan genset senilai Rp7,9 miliar di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) periode 2005-2006 simpang siur.

Humas Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Krosbin Lumbon Gaol SH, ketika dikonfirmasi beritaazam.com mengatakan, putusan atas nama Tengku Azuwir diterima PN Pekanbaru pada tanggal 7 Oktober 2012. "Baru saja kita terima seminggu lewat," katanya.

Setelah menerima salinan putusan dari PT Pekanbaru, PN Pekanbaru langsung mengirimkan berkas salinan tersebut ke Tengku Azuwir. "Sudah ada yang kita utus untuk mengirimkannya," kata Krosbin.

Menurutnya, putusan terhadap Tengku Azuwir belum inkrah atau mempunyai kekuatan hukum tetap.Artinya, Tengku Azuwir belum bisa dieksekusi oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasir pangaraian. "Sebelum inkrah, belum bisa dilakukan eksekusi," tegasnya.

Ditambahkannya, putusan itu akan inkrah bila berkas salinan sudah diterima terdakwa dan Penasihat Hukum (PH) terdakwa. "Dalam waktu empat belas hari sudah diterima terdakwa dan PH-nya dan tidak ada jawaban, barulah putusan itu inkrah.Dan terdakwa bisa dieksekusi," terangnya.

Dalam putusan PT Pekanbaru itu, Tengku Azuwir dinyatakan terbukti bersalah dan meyakinkan melanggar pasal 2 ayat 1 Undang-Undang (UU) nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. "Dirinya juga dijatuhi hukuman selama satu tahun penjara dan wajib membayar denda senilai Rp50 juta, subsidair 1 bulan kurungan penjara," terang Krosbin.

Sementara itu, berdasarkan surat yang diperoleh beritaazam.com dari Sekretariat DPD Demokrat Riau, putusan terhadap Tengku Azuwir tersebut sudah keluar pada tanggal 14 Agustus 2012 oleh Pengadilan Tinggi Pekanbaru.

Surat tersebut menegaskan perkara banding atas nama terdakwa Tengku Azwir SE, Register Nomor:10/Pid.Sus/2012/PTR yang telah diputus oleh Pengadilan Tinggi Pekanbaru pada tanggal 14 Agustus 2012, dimana berkas perkara serta salinan putusannya telah dikirimkan ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru sesuai dengan surat PT Pekanbaru tertanggal 31 Agustus 2012 Nomor:W4.U/678/HN.01.10/VII/2012.

Sebelumnya Babul Khoir Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau sudah memerintahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasirpangaraian untuk segera mengeksekusi Tengku Azuwir.Hal ini disampaikan Andri Ridwan SH, Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau Senin (15/10).*

bis


Berita Lainnya :
  • H-3 Lebaran Idul Fitri, Bupati Kampar dan Forkominda Tinjau Posko Operasi Ketupat 2014
  • Jelang Idul Fitri 2014, Waka Polres Kampar dan Kabag Ren di Mutasi
  • Sekolah PBB di Gaza Terkena Roket Israel, Korban Jadi 750 Orang
  • Dekat Lebaran Idul Fitri, Bupati Kampar Gelar Buka Bersama di Balai Pendopo Bangkinang
  • Arus Mudik Lebaran di Wilayah Kabupaten Sudah Mulai Ramai
  • PBB: Setiap Jam, Israel Bunuh Satu Bocah Palestina
  • Masalah Upah Buruh Jadi PR Terberat Soal Tenaga Kerja untuk Jokowi
  • Jokowi Harus Konsisten Bentuk Kabinet Profesional
  • KPK Imbau Penyelenggara Negara Tolak Gratifikasi Hari Raya
  •  
    Komentar Anda :
       
    Redaksi | Pedoman Berita | Disclaimer | Kotak Pos | Index | EPaper | Email
    Copyright © 2012-2014 beritaazam.com - Portal Anak Zaman - Referensi Politik Anak Negeri
    Online Pertama : 15 Mai 2012