Rabu, 30 Juli 2014
Follow Us:
10:53 WIB - H-3 Lebaran Idul Fitri, Bupati Kampar dan Forkominda Tinjau Posko Operasi Ketupat 2014 | 10:53 WIB - Jelang Idul Fitri 2014, Waka Polres Kampar dan Kabag Ren di Mutasi | 10:53 WIB - Sekolah PBB di Gaza Terkena Roket Israel, Korban Jadi 750 Orang | 10:53 WIB - Dekat Lebaran Idul Fitri, Bupati Kampar Gelar Buka Bersama di Balai Pendopo Bangkinang | 10:53 WIB - Arus Mudik Lebaran di Wilayah Kabupaten Sudah Mulai Ramai | 10:53 WIB - PBB: Setiap Jam, Israel Bunuh Satu Bocah Palestina
/ Metropolis / Kantor Wako Direlokasi /
Pemko Butuh 200-300 Ha
Kantor Wako Direlokasi
Sabtu, 20 Oktober 2012 - 16:16:22 WIB
Komplek perkantoran Walikota Pekanbaru di Jalan Sudirman dinilai sudah tidak layak lagi, dan perlu direlokasi karena terdesak oleh perkembangan kota.
TERKAIT:

Pekanbaru, beritaazam.com: Wali Kota Pekanbaru, H Firdaus, ST, MT, memastikan untuk mewujudkan keinginan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru membangun komplek perkantoran terpadu, dibutuhkan lahan seluas 200-300 hektar. Ini untuk menjawab tantangan 50 tahun ke depan.

Wako juga memastikan hingga kini lahan seluas itu belum didapatkan. Walaupun ada tiga kecamatan berpotensi sebagai lokasi pembangunan komplek tersebut, karena memang memiliki wilayah yang luas dibandingkan dengan kecamatan lainnya.

Tiga kawasan relokasi dimaksud yakni terletak di Kecamatan Rumbai, Kecamatan Rumbai Pesisir dan Kecamatan Tenayan Raya. Tiga kecamatan ini memang memiliki wilayah luas jika dibandingkan kecamatan lain, ditambah kecamatan lainnya juga terbilang sudah mulai padat dengan pemukiman penduduk serta perkantoran.

“Mencari lahan 200-300 hektar untuk saat ini memang agak sulit. Hanya saja satu dari tiga kecamatan tersebut akan menjadi kawasan relokasi, dan tujuan relokasi juga untuk pemerataan pembangunan. Jika pada dikawasan yang sudah padat, sama saja dengan tidak mengupayakan pemerataan pembangunan," ujar Wako.

Menurut Wako hingga kini Pemko Pekanbaru belum tentukan kecamatan mana yang akan menjadi kawasan relokasi perkantoran Pemko, karena untuk itu perlu kajian dalam untuk memutuskannya.

“Memang di Kecamatan Tenayan Raya sudah ada lahan seluas 20 hektar milik Pemko, namun untuk komplek perkantoran tidak mencukupi, karena minimal butuh lahan seluas 150 hektar, belum lagi untuk taman hijau atau kebutuhan lainnya," katanya.*

Laporan: rnc/dr
Editing : Andi Yi


Berita Lainnya :
  • H-3 Lebaran Idul Fitri, Bupati Kampar dan Forkominda Tinjau Posko Operasi Ketupat 2014
  • Jelang Idul Fitri 2014, Waka Polres Kampar dan Kabag Ren di Mutasi
  • Sekolah PBB di Gaza Terkena Roket Israel, Korban Jadi 750 Orang
  • Dekat Lebaran Idul Fitri, Bupati Kampar Gelar Buka Bersama di Balai Pendopo Bangkinang
  • Arus Mudik Lebaran di Wilayah Kabupaten Sudah Mulai Ramai
  • PBB: Setiap Jam, Israel Bunuh Satu Bocah Palestina
  • Masalah Upah Buruh Jadi PR Terberat Soal Tenaga Kerja untuk Jokowi
  • Jokowi Harus Konsisten Bentuk Kabinet Profesional
  • KPK Imbau Penyelenggara Negara Tolak Gratifikasi Hari Raya
  •  
    Komentar Anda :
       
    Redaksi | Pedoman Berita | Disclaimer | Kotak Pos | Index | EPaper | Email
    Copyright © 2012-2014 beritaazam.com - Portal Anak Zaman - Referensi Politik Anak Negeri
    Online Pertama : 15 Mai 2012