Jum'at, 25 Juli 2014
Follow Us:
04:39 WIB - PBB: Setiap Jam, Israel Bunuh Satu Bocah Palestina | 04:39 WIB - Masalah Upah Buruh Jadi PR Terberat Soal Tenaga Kerja untuk Jokowi | 04:39 WIB - Jokowi Harus Konsisten Bentuk Kabinet Profesional | 04:39 WIB - KPK Imbau Penyelenggara Negara Tolak Gratifikasi Hari Raya | 04:39 WIB - Putri Juara IGT 2014 Gelar Syukuran Dengan Buka Puasa Bersama Warga Bangkinang | 04:39 WIB - Tim Prabowo-Hatta: Kami Ajukan Gugatan ke MK Paling Lambat Jumat
/ Daerah / Layanan PLN Bangkinang Bobrok /
Ilyas HU, Anggota DPRD Kampar Kecewa
Layanan PLN Bangkinang Bobrok
Selasa, 06 November 2012 - 22:22:12 WIB

Bangkinang, beritaazam.com: Insiden tidak mengenakkan dialami H. Ilyas HU, anggota DPRD Kabupaten Kampar ketika ingin menyampaikan aspirasi masyarakat di Kantor PLN Rayon Bangkinang, Jalan A Yani, Bangkinang, Selasa (6/11) siang.

Ilyas HU merasa kecewa dengan pelayanan dan sambutan staf di Kantor PLN setempat.
Politisi asal Partai Bintang Repormasi itu kepada wartawan di Bangkinang termasuk kepada beritaazam, terlihat kesal dan bersama anggota dewan lain, Juswari Umar Said, ia membeberkan kronologis pelayanan PLN yang tidak mengenakkan itu.

"Saya datang ke Kantor PLN ingin menemui petugas untuk menanyakan berapa biaya memindahkan tiang listrik di Desa Batu Belah," ungkap Ilyas HU memulai menceritakan kronologis kejadian.

Sebab beberapa waktu lalu ada warga menyampaikan kepadanya bahwa tiang listrik yang berada di teras rumah milik Buya Samsul, warga RT 01/RW 01, Dusun I Batu Belah, Desa Batu Belah, sangat menggangu.

Buya Samsul menyampaikan hal itu kepadanya. Dari laporan itu, lanjut HU bercerita, dirinya menindak-lanjuti aspirasi tersebut dengan mendatangi kantor PLN Rayon Bangkinang. Tetapi sampai di sana bukan pelayanan baik yang dia terima, malah sesuatu yang tidak mengenakkan.

''Awalnya saya ingin menemui pimpinan PLN, dan setelah bertanya di bagian depan, mereka bilang pimpinan tidak berada ditempat, lalu saya minta nomor hp pimpinan itu, eeeh malah dibilang tidak tahu," kata HU.

Dilanjutkan HU, setelah itu ia diarahkan oleh staf ke bagian belakang, dan sesampai di belakang HU kembali menyampaikan maksud dan tujuannya datang ke PLN.

''Saya memang tidak menyebutkan bahwa saya anggota DPRD, sebab saya datang selaku masyarakat biasa untuk menanyakan prihal pemindahan tiang listrik yang dikeluhkan warga," cerita HU dengan nada kesal.

Di ruang belakang juga tidak ada reaksi apa-apa. HU kembali meminta kepada beberapa staf di sana nomor hp pimpinan PLN. Tapi ia kembali kecewa karena jawaban staf disana
tak tahu berapa nomor handphone kepala cabang.

Permintaan demikian selalu ia lakukan berulang-ulang kepada staf yang berbeda. Hasilnya sama, malah lanjut HU, ada yang berkomentar, tidak usah dikasih. ''Saya pikir ini kantor yang melayani urusan publik atau perusahaan perkebunan. Saking kesal dan marahnya, saya bilang ke staf di PLN itu, kalau bapak Bupati Kampar yang meminta no hp dikasihkan tidak," kata HU.

Beberapa saat, urai HU, ia sempat berdebat dan cekcok dengan petugas tapi tetap saja pelayanan yang diberikan tidak prima. Celakanya, lanjut HU, ketika ia mengatakan bahwa dirinya anggota DPRD Kampar, barulah staf yang tadinya tidak mau memberi nomor HP pimpinan, tiba-tiba menyerahkan nomor itu kepada dirinya.

''Lebih celaka lagi nomor hp yang dikasih ke saya adalah nomor yang tidak bisa dihubungi walaupun saya sudah menyakinkan kepada staf PLN itu apakah nomor ini sudah benar. Tapi di telpon berkali-kali tidak hidup,'' ketus HU.

Beberapa saat setelah dia keluar dari ruang dalam, dan sesampainya di luar tiba-tiba ada seseorang yang memberikan nomor hp pimpinan PLN yang bernar kepada dirinya.

Setelah insiden tersebut, dan berhasil menghubungi pimpinan PLN HU akhirnya bisa bertemu dengan orang yang dia cari. Ia bersama wartawan masuk ke ruangan yang telah ditunggu Kepala Manajer PLN Rayon Bangkinang.

''Kita akan hearing pimpinan PLN Bangkinang terkait pelayanan yang mereka berikan kepada masyarakat,'' lanjut HU.

Kepala Manajer PLN Rayon Bangkinang, Sopian Hadi didampingi Humas Chandra usai pertemuan menyampaikan permohonan maaf terkait apa yang dilakukan anak buahnya dalam memberi pelayanan. ''Hanya miskomunikasi saja, kalau untuk pemindahan tiang itu, tentu akan dilakukan suvey terlebih dahulu sesuai aturan di PLN," sebutnya.

Kedepan, ia berjanji akan memperbaiki kinerja stafnya dalam melayani pelanggan PLN Rayon Bangkinang.*

Laporan: Arif
Editing : Syaf

Berita Lainnya :
  • PBB: Setiap Jam, Israel Bunuh Satu Bocah Palestina
  • Masalah Upah Buruh Jadi PR Terberat Soal Tenaga Kerja untuk Jokowi
  • Jokowi Harus Konsisten Bentuk Kabinet Profesional
  • KPK Imbau Penyelenggara Negara Tolak Gratifikasi Hari Raya
  • Putri Juara IGT 2014 Gelar Syukuran Dengan Buka Puasa Bersama Warga Bangkinang
  • Tim Prabowo-Hatta: Kami Ajukan Gugatan ke MK Paling Lambat Jumat
  • 4 Bahaya Terbesar Belanja Secara Online
  • RI Kecam Serangan Brutal Israel dan Desak Lindungi HAM Bangsa Palestina
  • Panglima TNI Minta Prajuritnya Tetap Siaga
  •  
    Komentar Anda :
       
    Redaksi | Pedoman Berita | Disclaimer | Kotak Pos | Index | EPaper | Email
    Copyright © 2012-2014 beritaazam.com - Portal Anak Zaman - Referensi Politik Anak Negeri
    Online Pertama : 15 Mai 2012