Buru Cadangan Baru Migas, SKK Migas bersama PHR WK Rokan Sosialisasikan Rencana Seismik di Rokan Hulu

Bupati Rokan Hulu, H. Sukiman, berfoto bersama pejabat Forkopimda Rokan Hulu, SKK Migas Perwakilan Sumbagut dan PHR pasca penandatangan berita acara sosialisasi rencana seismik PHR di Kabupaten Rokan Hulu.

Beritaazam.com, Rokan Hulu – Upaya aktif PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk mencari cadangan-cadangan migas baru di Provinsi Riau terus dilakukan. Upaya tersebut sebagai langkah untuk meningkatkan produksi migas dari daerah operasinya di Wilayah Kerja (WK) Rokan yang dikelola PHR sejak Agustus 2021.

Untuk mencari cadangan migas baru tersebut, PHR akan melaksanakan survei seismik 3 Dimensi (3D) di Lapangan Hitam di Wilayah Kabupaten Rokan Hulu, yang dijadwalkan dimulai pada kuartal 1 tahun depan. Rencana kegiatan tersebut disosialisasikan pada pertemuan dengan Forkopimda Kabupaten Rokan Hulu beserta dinas terkait, di Kantor Bupati Rokan Hulu, Pasir Pangaraian, Selasa, 20 September 2022).

Hadir dalam sosialisasi tersebut Bupati Rokan Hulu, H. Sukiman, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut yang diwakili Spesialis Dukungan Bisnis, Muhammad Rochaddy, Kadis ESDM Riau diwakili staf bidang Energi & Energi Baru Terbarukan, Ridho Eka Yandra, Dandim 0313 Kampar yang diwakili Danramil 02 Rambah Kapten Inf Devi Khairul Edward, Kapolres Rokan Hulu yang diwakili Kabag Ops Polres Rokan Hulu, AKP Aditya Reza Syahputra, SE, M.Ak, Manager Corporate Affairs Asset North PHR WK Rokan Rudi Arief, serta Party Chief PT Elnusa Tbk , Endras Kurniawan, sebagai mitra pelaksana kegiatan seismik.

”Survei seismik adalah langkah awal yang penting untuk mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional. Yang apabila ditemukan potensi cadangan baru dan dianggap ekonomis untuk diproduksi, pada gilirannya akan meningkatkan perekonomian daerah dan membuka lapangan kerja baru,” ungkap Sukamto Thamrin,
Vice President Corporate Affairs PHR WK Rokan secara tertulis, yang disampaikan oleh Rudi Arief. ”Kegiatan ini juga bertujuan agar berkah migas di Riau terus mengalir melalui produksi yang berkesinambungan dengan penemuan cadangan-cadangan baru”, tambah Sukamto.

Seismik di Lapangan Hitam mencakup area seluas 101 Km2, melintasi dua kecamatan dan tiga desa, yang sebagian besar berada di wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Kegiatan seismik di Lapangan Hitam merupakan salah satu program Komitmen Kerja Pasti (KKP) WK Rokan kepada pemerintah melalui SKK Migas. ”Pencarian cadangan migas baru juga mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target produksi 1 juta barel minyak per hari dan gas sebesar 12 miliar standar kaki kubik per hari pada tahun 2030” ungkap Spesialis Dukungan Bisnis SKK Migas Perwakilan Sumbagut, Muhammad Rochaddy.

“SKK Migas bersama PHR WK Rokan menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Kami mengharapkan doa serta dukungan dari seluruh stakeholder agar kegiatan seismik berjalan aman dan lancar, ” lanjutnya.

Kegiatan sosialisasi dan perizinan merupakan tahap awal dari kegiatan survei seismik. Tahapan berikutnya adalah survei topografi dan penyiapan lintasan, pendataan awal, drilling dan pre-loading, perekaman, pendataan akhir, dan pembersihan lintasan.

Lapangan minyak Hitam ditemukan pada tahun 1975 dan mulai memproduksi minyak pada tahun 1983. Produksi minyak dari lapangan ini terus mengalami penurunan secara alamiah. Kegiatan survey seismik 3D diharapkan berpotensi untuk memberikan peningkatan produksi dari penemuan cadangan migas baru.

Selain di lapangan minyak Hitam, PHR juga akan melakukan kegiatan pencarian cadangan migas baru melalui kegiatan survei seismik 3D di lapangan minyak lainnya, yakni South Petapahan di wilayah Kabupaten Kampar, yang menurut rencana akan dilakukan sebelum akhir tahun ini. Sosialisasi kegiatan seismik untuk lokasi South Petapahan sebelumnya telah dilakukan PHR di Bangkinang Kab. Kampar awal Agustus tahun ini.*