Cegah Potensi Kehilangan Produksi Migas Lewat Inovasi, PHR Diganjar Penghargaan Subroto

BeritaAzam.com, Pekanbaru – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) senantiasa berkomitmen melakukan efisiensi dalam produksi hulu minyak dan gas (migas) di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Komitmen tersebut diapresiasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan Penghargaan Subroto karena dinilai mampu melakukan inovasi di bidang efisiensi energi dan mencegah terjadinya kehilangan produksi migas.

Penghargaan Subroto diberikan oleh Kementerian ESDM dan diterima oleh Pjs VP Operations and Maintenances PHR WK Rokan I Gede Putu Ambara Guna pada Senin (30/10) lalu. Kementerian ESDM menilai keseluruhan inovasi PHR, yakni ada 4 inovasi yang dilakukan, untuk efisiensi energi memenuhi kriteria dan penilaian Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi, khususnya Kategori Manajemen Energi, Sub Kategori Inovasi Khusus.

“PHR melakukan kolaborasi lintas fungsi yang intensif dan konstruktif dan memaksimalkan program perkembangan berkelanjutan atau Continuous Improvement Program (CIP) yang masif di lingkungan Pertamina. Kami juga melakukan konsultasi dengan pakar yang berkompeten di bidangnya,” kata EVP Upstream Business PHR WK Rokan Edwil Suzandi.

Edwil menambahkan, PHR juga melakukan berbagai upaya dan inovasi yang kemudian menjadi penilaian positif yang berbuah predikat Juara Bidang Efisiensi Energi (3 besar nasional). Nantinya, melalui Penghargaan Subroto ini, PHR menjadi salah satu tim yang disiapkan untuk maju sebagai kandidat ASEAN Energy Awards 2024.

”Inovasi yang dilakukan adalah Mengurangi kehilangan listrik pada jaringan distribusi dalam rangka mengurangi Loss Production Opportunity (LPO) atau potensi kehilangan produksi melalui Inovasi i-Storm di PHR WK Rokan,” katanya.

Lebih lanjut, kata Edwil, i-Storm atau integrated-System to Optimize Recloser Monitoring, merupakan sistem komunikasi radio point to multi-point yakni jaringan nirkabel yang menghubungi antar lokasi yang terintegrasi dengan Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) Recloser. “Inovasi ini dapat mengurangi losses (kehilangan) listrik sebesar 80% dengan total kumulatif 1.917 Mwh,” kata Edwil.

BACA JUGA:  Gerakan 10 Juta Bendera, Gubri Serahkan Merah Putih kepada Ketua FPK Riau

Sementara, inovasi-inovasi PHR lainnya juga masuk sebagai pemenang Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi 2023 – Sub Kategori Inovasi Khusus, yakni Optimasi Combined Heat & Power dengan Digitalisasi Sistem Pengaturan Operasi Pembangkitan dan Distribusi di WK Rokan (Pemengan Urutan ke-14), Optimasi Pemanfaatan Gas Suar sebagai Bahan Bakar PLTG menuju Zero Routine Flaring di PHR WK Rokan, Area North (Pemenang Urutan ke-40), dan Peningkatan Kinerja Energi melalui Inovasi KOPRAL pada Water Injection Pump (WIP) di Stasiun Pengumpul Pematang PHR WK Rokan (Pemenang Urutan ke-41)

Informasi yang dihimpun dari Kementerian ESDM, Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi merupakan kegiatan untuk memberikan penghargaan kepada para institusi pemerintah dan pemangku kepentingan di sektor bangunan dan industri sehubungan dengan upaya-upaya efisiensi dan konservasi energi terbaik yang telah diterapkan di lingkungannya. Kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan pelaksanaan program-program efisiensi dan konservasi energi, dengan meningkatkan kepedulian masyarakat mengenai efisiensi dan konservasi energi.*