Dihadiri Tiga Wartawan Riau, Munas Tetapkan Ismail Lutan Ketua Umum PJMI 2022-2027

Beritaazamcom, Pekanbaru – Musyawarah Nasional (Munas) III Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) menetapkan secara aklamasi wartawan senior, Ismail Lutan sebagai Ketua Umum dan W Suratman sebagai Sekretaris Umum PJMI periode 2022-2027.

Kedua tokoh ini terpilih sebagai pimpinan PJMI lima tahun kedepan setelah disetujui secara bulat oleh seluruh peserta Munas III dari seluruh Indonesia. Ternasuk tiga wartawan dari Provinsi Riau, masing-masing Fakhrunnas MA Jabbar, Satria Utama Batubara dan Saparudin Koto.

Munas III PJMI yang mengambil tema Meneguhkan Peran Jurnalis Muslim di era Digital dan Media Sosial agar Mampu Menjawab Tantangan Zaman ini, dilaksanakan di The Bridge Function Room Hotel Horizon, Jakarta, Kamis (4/8/2022). Diikuti sekitar 75 peserta berasal dari Jakarta dan daerah seluruh Indonesia, terdiri dari wartawan Muslim, pegiat medsos dan praktisi Pers.

Ketua PJMI terpilih Ismail Lutan, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan peserta Munas PJMI yang memilihnya secara aklamasi sebagai Ketua Umum. Dia meminta dukungan semua pihak agar bisa menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, termasuk membentuk PJMI di seluruh Provinsi dan kabupaten/Kota se Indonesia.

“Ini amanah yang tak ringan mohon dukungan semua pihak, sehingga sebagai Paguyuban yang beranggotakan wartawan-wartawan Muslim memberikan manfaat bagi kita semua, bangsa dan negara dan tentunya dunia Islam,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam sambutannya secara virtual saat pembukaan, menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Munas III PJMI. “Sebuah tema yang menarik. Selamat Munas. Selamat berdiskusi. Salam hangat dari Balaikota,” kata Gubernur Anies.

Gubernur Anies berharap dari Munas ini muncul gagasan, terobosan, sehingga jurnalis muslim akan bisa menghadirkan informasi yang obyektif yang mencerahkan, mencerdaskan, dan memberikan manfaat bagi semua.

Rangkaian acara Munas PJMI III diawali diskusi dengan menampilkan tiga nara sumber. Masing-masing Ekonom kerakyatan, Awalil Rizki, Ketua MUI Bidang Penegakan Moral dan Etika Bangsa DR. KH Masyhuril Khamis, SH, MH, Wakil Dekan Pascasarjana Universitas Djuanda Dr. Muhmmad Lutfie,M.Si. Ikut hadir juga Tokoh Pers Parni Hadi, Mantan Pengurus Kadin Urusan Timur Tengah Ir.H Mohammad Bawazeer, Pendiri dan mantan Ketua Umum PJMI, Mohammad Anthony dan Iwan Samariansyah serta sejumlah tokoh pers lainnya.

PJMI bukanlah organisasi wartawan, namum paguyuban yang mewadahi jurnalis, para penulis, pegiat media sosial dan blogger. Paguyuban ini berdiri sejak 2011 lalu. Adapun visi misi dari PJMI didirikan antara lain atas sebuah kesadaran sejarah dari para jurnalis muslim tentang pentingnya pembelaan terhadap nilai-nilai keadilan dalam penyampaian informasi. Termasuk ditauladaninya sifat-sifat kenabian oleh wartawan Muslim dalam menjalankan tugasnya. Sifat itu antara lain Siddiq-jujur dan benar, Amanah-dapat dipercaya, Tabligh-menyampaikan dan Fathonnah-cerdas.

PJMI telah banyak berkontribusi terhadap perkembangan dunia pers di Tanah Air. Memasuki era jurnalisme digital yang ditandai dengan berkembang pesatnya media sosial (Medsos), PJMI terus meningkatkan profesionalitas dengan tetap berpegang teguh kepada kebenaran, keadilan dan kejujuran.

Wartawan Senior Provinsi Riau, Fakhrunnas MA Jabbar berharap organisasi ini dapat memberikan pencerahan kepada wartawan muslim sehingga lebih cerdas dalam menyampaikan informasi kepada khalayak.*