Berita  

Dihadiri Wapres, Rektor Umri Dilantik Sebagai Direktur Eksekutif KDEKS Riau

Beritaazamcom, Pekanbaru - Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin menghadiri pelantikan Komite Daerah Ekonomi Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Riau, Kamis (25/8/2022) di Pekanbaru.

Beritaazamcom, Pekanbaru – Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin menghadiri pelantikan Komite Daerah Ekonomi Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Riau, Kamis (25/8/2022) di Pekanbaru.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Riau nomor 1122/VII/2022, tgl 12 Juli 2022 tentang pembentukan KDEKS Provinsi Riau.

Struktur komite itu terdiri dari Gubernur Riau Syamsuar sebagai Ketua, Wakil Gubernur Riau Edi Natar Nasution sebagai Wakil Ketua dan Sekretaris Daerah Provinsi Riau SF Harianto sebagai Sekretaris. Sementara sebagai Direktur Eksekutif adalah Dr H Saidul Amin MA yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri).

Wapres RI, KH Ma’ruf Amin selaku Ketua Harian KNEKS meminta KDEKS yang sudah dilantik untuk bekerja secara efektif dan berkoordinasi serta berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan, baik di pusat maupun di daerah dalam rangka percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah di Provinsi Riau.

Pada kesempatan itu juga Wapres sangat mengapresiasi konsep pemprov Riau yang ingin menjadikan Bumi Lancang Kuning sebagai pusat destinasi dan industri halal. Sebab ini seiring dengan tekad pemerintah RI menjadikan Indonesia sebagai Pusat produsen halal terbesar di dunia tahun 2024.

Seusai dilantik Dr H Saidul Amin MA ketika diwawancarai menyampaikan bahwa KDEKS adalah perpanjangan tangan dari KNEKS yang berupaya meningkatkan pembangunan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah serta menjadikan Indonesia sebagai Pusat Halal Dunia.

Pada sisi lain KDEKS bertugas mempercepat, memperluas dan memajukan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dalam rangka mendukung ketahanan ekonomi nasional.

“Intinya, KDEKS harus mampu menjadi think-tank yang merekomendasikan, menkordinasikan, sinkronisasi, merumuskan serta mengawasi dan mengevaluasi arah kebijakan ekonomi dan keuangan syariah,” jelas Saidul Amin.

Saidul Amin juga mengatakan bahwa sebagai Provinsi ketiga yang memiliki KDEKS, Riau harus bisa menjadi contoh dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia bahkan di Asia Tenggara.

Ia menegaskan bahwa hal ini tidak mustahil mengingat provinsi ini memiliki potensi luar biasa. Ketika ditanya apakah syariahisasi ekonomi dan keuangan ini tidak mengarah pada sektarianisme? Saidul Amin menjawab bahwa hal itu justru sumbangan umat Islam untuk kemajuan bangsa dan negara. Sebab Islam itu adalah rahmatan lil-alamin.*