Dua Dosen FEB Unilak Raih Gelar Doktor

Dua dosen FEB Unilak meraih gelar doktor dari Universitas Pasundan Jawa Barat.

BeritaAzam.com, Pekanbaru – Prestasi akademik gemilang kembali dicapai oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lancang Kuning Riau (FEB UNILAK), dengan dua dosen mereka meraih gelar doktor dari Universitas Pasundan Jawa Barat. Kedua dosen yang membanggakan ini adalah Dini Onasis, yang kini menyandang gelar doktor dalam Program Doktor Ilmu Manajemen dengan konsentrasi Manajemen Keuangan, dan Zulia Khairani, yang meraih gelar doktor dalam Program Doktor Ilmu Manajemen dengan fokus pada Manajemen Pemasaran.

Prestasi gemilang ini diraih setelah Dini Onasis sukses dalam ujian terbuka yang berlangsung pada tanggal 14 September 2023. Ia menjalani ujian di depan tujuh dosen penguji yang berpengalaman, termasuk Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf, Prof. Dr. HM. Didi Turmudzi, Prof. Azhar Affandi, Prof. Dr. HM. Sidik Priadana, Prof. Dr. H. Atang Hermawan, Dr. Hj. Ellen Rusliati, dan Aldrin Herwany SE MM PhD. Dini Onasis berhasil meraih nilai sangat memuaskan dalam ujiannya. Saat ini, Dini Onasis juga menjabat sebagai Wakil Dekan III FEB UNILAK.

Pada tanggal 4 September 2023, giliran Zulia Khairani yang menjalani ujian doktor di hadapan sejumlah penguji yang tidak kalah berkompeten. Para penguji tersebut antara lain Prof. Dr. H. Eddy Jusuf, Dr. H. Undang Juju, Prof. Dr. HM. Didi Turmudzi, Prof. Dr. H. Azhar Affandi, Prof. Dr. HM. Sidik Priadana, Prof. Dr. H. Nandan Limkrisna, dan Dr. H. Juanim SE MSi. Zulia Khairani berhasil meraih nilai sangat memuaskan dalam ujiannya dengan judul disertasi mengenai Pengaruh Periklanan Media Cetak, Digital Marketing, dan Kelompok Referensi Terhadap Citra Institusi dan Implikasinya Pada Keputusan Mahasiswa Mendaftar di Perguruan Tinggi.

Dalam ungkapan syukur, Dini Onasis mengucapkan, “Alhamdulilah saya sangat senang telah menyelesaikan gelar tertinggi akademik. Saya ucapkan terima kasih kepada keluarga, orang tua, Dekan FEB, Rektor Unilak, dan seluruh civitas akademika Unilak yang telah mendukung hingga akhirnya selesai.”

BACA JUGA:  Hina Wartawan, Ketum PETA: Sekda Riau Harus Minta Maaf atau Kami Laporkan

Perasaan senang dan terima kasih yang sama juga diungkapkan oleh Zulia Khairani, yang merasa bangga karena berhasil menyelesaikan pendidikan doktor tepat waktu. Ia berkata, “Saya ucapkan terima kasih kepada keluarga, orang tua, dan seluruh civitas akademika Unilak. Semoga gelar doktor ini dapat mampu mempercepat misi Unilak unggul yang sejalan dengan program pak Rektor dan misi fakultas.”

Dekan FEB Unilak, Dr. Arizal SE MM, turut mengucapkan selamat atas prestasi luar biasa kedua dosen tersebut. Ia menyatakan, “Kami selaku pimpinan fakultas merasa senang. Ini merupakan anugerah untuk kita. Dalam bulan September ini, dua dosen kami menyelesaikan pendidikan doktor, dan akan menyusul beberapa dosen lainnya di akhir tahun untuk menjalani ujian.”

Dr. Arizal juga menambahkan bahwa saat ini sudah lebih dari 11 Dosen FEB Unilak yang bergelar Doktor, dengan 5 orang di Program Studi Manajemen dan 6 orang di Program Studi Akuntasi. Sebanyak 4 dosen yang memiliki gelar Doktor bahkan pindah ke Pascasarjana. Harapannya adalah bahwa prestasi ini akan meningkatkan kualitas SDM dalam proses pembelajaran, karena salah satu syarat akreditasi dengan peringkat unggul adalah semakin banyaknya dosen yang bergelar Doktor, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas mahasiswa dan FEB Unilak secara keseluruhan.

Rektor Unilak, Prof. Dr. Junaidi, juga menyampaikan kebahagiaannya atas pencapaian ini. Ia mengucapkan selamat kepada dosen FEB Unilak yang telah meraih gelar doktor dan berharap bahwa gelar tersebut akan memberikan manfaat yang besar, baik bagi diri mereka, keluarga, Unilak, maupun untuk peningkatan kualitas pembelajaran, pengabdian, dan lulusan FEB Unilak.

Prof. Junaidi juga mendorong seluruh dosen yang belum mengejar gelar S3 untuk segera mendaftar, sambil memberikan dorongan kepada mereka yang sedang menempuh pendidikan S3 agar menyelesaikannya tepat waktu dan meraih nilai yang memuaskan. Beliau menyebutkan bahwa telah ada berbagai kebijakan yang diterapkan untuk mendorong dosen Unilak dalam mengejar gelar S3, seperti insentif bantuan pendidikan dan izin mengajar. Semua upaya ini diarahkan untuk kemajuan dan kelanjutan prestasi Unilak dalam dunia pendidikan dan akademik yang unggul.*