Pekerja MedcoEnergi Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu di Mauk

Komisaris Utama MedcoEnergi Yani Panigoro, Komisaris Raimi Panigoro, dan Direktur & Chief Administrative Officer Amri Siahaan, berdialog dengan penerima bantuan bedah rumah setelah bersama-sama melakukan pengecatan rumah warga kurang mampu bersama pekerja Medco di Kampung Bubulak, Mauk, Tangerang, Sabtu (12/8). Foto: Ist

 

BeritaAzam.com, Tangerang – Permintaan akan hunian di Indonesia semakin meningkat. Data dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menunjukkan bahwa hingga tahun 2022, terdapat sekitar 12,71 juta backlog rumah, dengan pertumbuhan keluarga baru meningkat sebanyak 700 ribu hingga 800 ribu setiap tahunnya. Situasi ini mendorong pekerja dari PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) untuk membantu warga dalam mendapatkan hunian yang layak.

Komitmen untuk memberikan bantuan ini bertujuan untuk menyemangati keberlanjutan kehidupan masyarakat setempat dengan memberikan mereka tempat tinggal yang dapat digunakan untuk berkumpul bersama keluarga. Pembangunan hunian ini juga sejalan dengan ulang tahun ke-43 dari MedcoEnergi, sebuah perusahaan energi yang juga mendukung keberlanjutan energi dan lingkungan hidup di Indonesia.

Bantuan berupa 10 unit rumah layak huni ini adalah bentuk kepedulian dari para pekerja MedcoEnergi untuk membantu memberikan kehidupan yang layak bagi warga yang kurang mampu. Selain memberikan bantuan, para pekerja juga secara langsung berpartisipasi dalam proses pembangunan rumah tersebut.

Rumah-rumah yang dibangun oleh para pekerja ini terletak di Kampung Bubulak, Desa Marga Mulya, Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Kegiatan ini adalah hasil dari kolaborasi dengan Medco Foundation. Lebih dari 100 relawan terlibat dalam pembangunan rumah ini, yang dipimpin oleh Direktur Utama MedcoEnergi, Hilmi Panigoro.

Program ini memberikan manfaat yang nyata bagi warga Marga Mulya, seperti Rohadi, seorang buruh tani, dan Maria, seorang pedagang kecil. Keduanya terlihat bahagia dan bersemangat ketika para relawan membantu membangun rumah mereka. Rohadi dan Maria berharap bahwa rumah yang layak huni ini akan membawa kebahagiaan dan kesejahteraan bagi keluarga mereka.

“Kami berterima kasih kepada MedcoEnergi dan Habitat for Humanity yang telah membangun rumah kami menjadi tempat yang layak huni. Selamat ulang tahun untuk MedcoEnergi, semoga selalu sukses,” ujar Rohadi pada Sabtu (12/8). Program pembangunan rumah layak huni ini adalah bukti nyata dari semangat berbagi dan kepedulian sosial yang dimiliki oleh MedcoEnergi terhadap sesama yang membutuhkan.

BACA JUGA:  Dukung HPN Riau, Pemkab Inhil Gelar Goro Massal di 15 Titik

Direktur Utama MedcoEnergi, Hilmi Panigoro, menyatakan bahwa perusahaan ini percaya bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari pencapaian finansial semata, tetapi juga dari kontribusi positif yang diberikan kepada masyarakat. “Program ini tidak hanya terlaksana berkat dukungan perusahaan, tetapi juga berkat partisipasi aktif dari para pekerja,” ungkap Hilmi.

Proses pembangunan rumah layak huni dimulai sejak bulan Juni lalu. Pada Sabtu (12/8), Komisaris Utama MedcoEnergi, Yani Panigoro, Komisaris Yaser Raimi A Panigoro, Direktur & Chief Administrative Officer, Amri Siahaan, serta lebih dari 100 relawan dari MedcoEnergi bekerja sama dengan organisasi nirlaba Habitat for Humanity Indonesia untuk menyelesaikan pembangunan 10 unit rumah. Para relawan melakukan pengecatan pada rumah-rumah baru tersebut yang akan diserahkan kepada warga pada perayaan Hari Ulang Tahun ke-78 Republik Indonesia, pada Rabu (17/8).

Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, Susanto, mengapresiasi kontribusi MedcoEnergi dalam menyediakan rumah yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan. “Kami sangat senang karena banyak warga yang dibantu untuk mendapatkan rumah layak huni. Dengan adanya rumah yang layak, ini akan meningkatkan kualitas hidup warga dan mendorong kehidupan yang lebih sejahtera,” ungkap Susanto.*