Unilak Jalin Kerjasama Dengan Briton English Education, Ini Yang Dibahas

BeritaAzam.com, Pekanbaru – Universitas Lancang Kuning Riau menjalin kerjasama dengan Briton English Education. Penandatanganan disaksikan Kepala Dinas Pendidikan Riau M. Job Kurniawan, AP.,M.Si di Balai Serindit, Senin 12 Desember 2022.

Penandatanganan kerjasama dilakukan Rektor Unilak Dr Juanidi SS M.Hum dengan Direktur BRE Sirajudin Tenri dan turut disaksikan Ketua Dewan Pendidikan Riau Prof Dr Isyandi MSc, anggota Komisi II DPRD Riau, kepala sekolah dan lain-lain.

Ruang lingkup kerjasama berkaitan dengan MoU internasional dengan Cambrige University, penggunaan silabus dan buku Cambridge University sebagai pendukung materi pembelajaran, mengadakan tes dan sertifikat internasional bahasa Inggris, penelitian dan pertukaran mahasiswa dan dosen melalui program study ke Cambrigde University,  dan lain-lain.

Rektor Unilak Dr Junaidi ditemui usai MoU menyebutkan kerjasama ini menjadi kesempatan penting bagi mahasiswa Unilak untuk bisa go internasional, karena salah satu ruang lingkup MoU adalah pertukaran mahasiswa ke luar negeri. “MoU ini juga dalam rangka percepatan visi Unilak Unggul 2030,” ucapnya.

Job Kurniawan yang mewakili Gubernur Riau Drs Syamsuar MSi dalam pidatonya menyebutkan,  kemampuan bahasa Inggris menciptakan sumber daya manusia yang berdaya saing mewujudkan Riau yang maju dan berkembang. Peningkatan kompetensi bahasa Inggris bagi guru bahasa Inggris dan siswa perlu di tingkatkan. Untuk mendukung keberhasilan program tersebut Pemerintah Provinsi Riau bekerjasama dengan Cambridge University melakukan pendampingan bagi guru bahasa Inggris dan siswa di Riau.

“Kita akan meningkatkan kompetensi berbahasa Inggris bagi guru bahasa Inggris minimal bagi guru bahasa Inggris berkompetensi level 2 atau bagi siswa berkompetensi level 2.  Sehingga kedepannya guru bahasa Inggris ini kita sudah dapat menggunakan bahasa Inggrisnya baik dalam melaksanakan proses belajar mengajar pada pembelajaran bahasa Inggris di kelasnya masing-masing. Sementara bagi para siswa tidak lagi menjadi kendala untuk melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi yang berada di luar negeri khususnya dan perguruan tinggi di negara-negara maju pada umumnya,” ujarnya.*rls